Ulasan Seputar Pencegahan Hingga Mitos Virus Corona

Pencegahan Hingga Mitos Virus Corona

Untuk menghentikan penyebaran virus corona maka pemerintah menganjurkan untuk mencuci tangan dengan air mengalir serta sabun selama 20 detik. Mencuci tangan bersih dari punggung tangan, sela jari dan kuku, pergelangan tangan dan keringkan menggunakan handuk bersih, dan mesin pengering tangan. Jika merupakan seorang pekerja di transportasi umum maka sebaiknya gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60%, tetap cuci tangan sebelum maupun setelah makan dan cuci tangan sebelum menyusui bayi.

Gunakan masker dengan tipe N95 atau masker bedah. Masker bedah biasanya digunakan untuk sekali pakai dengan harga terjangkau dan gunakan sisi warna yang menghadap keluar dan sisi warna putih yang mengarah pada dagu dan wajah, warna putih akan menyerang kotoran, tidak efektif untuk mencegah paparan tetapi dapat mencegah infeksi. N95 merupakan masker yang dirancang untuk menyerang berbagai partikel yang ada di udara dengan harga cukup mahal, namun hindari menyentuh bagian depan dan lepas masker lalu cuci tangan.

Selain itu untuk mencegah virus corona, pastikan memiliki daya tahan tubuh yang baik, sebaiknya mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, memenuhi makanan protein tinggi seperti ikan, daging tanpa lemak dan telur. Dapat juga menambahkan suplemen sesuai dengan resep dokter dan tetap rutin berolahraga, memiliki waktu tidur yang cukup, tidak mengonsumsi alkohol dan tidak mengonsumsi rokok. Sebaiknya tidak mengunjungi negara yang sudah terinfeksi atau pada tempat yang memiliki resiko penyebaran tinggi. Hindari kontak dengan beberapa hewan dari reptil dan mamalia, jika ingin mengonsumsi daging sebaiknya dicuci dan dimasak hingga matang.

Mitos mengenai 2019-nCoV adalah mampu menyebar jika membeli barang di area Asia dan telah mengalami kontaminasi oleh virus. Padahal faktanya menunjukkan barang atau paket dari negara-negara di Asia termasuk aman, virus hanya mampu bertahan rendah pada permukaan barang. Resiko penularan tetap ada namun cukup rendah terutama jika disimpan dan tidak sentuh dalam beberapa hari. Hingga kini belum ada penelitian yang menyebutkan barang impor dapat memberikan resiko karena resiko tingginya adalah tetesan dari pernapasan jika sedang bersin maupun batuk.

Mitos 2019-nCoV menyebutkan bahwa alkohol dapat menyembuhkan virus corona sedangkan minuman alkohol sama sekali tidak berhubungan dengan virus. Faktanya berdasarkan salah satu departemen kesehatan San Francisco menyebutkan bahwa penyebab hingga penyembuhan virus corona tidak ada hubungannya dengan minuman alkohol. Alkohol memang dapat membunuh virus dan bakteri namun jika digunakan dalam bentuk sabun antiseptik atau hand sanitizer dan penggunaannya hanya dengan kandungan 60% alkohol, oleh karena itu sebaiknya menghindari hal ini.

Selain langkah mencegah dan mitos mengenai virus corona, hal yang perlu diketahui adalah selama wabah pandemik ini tubuh wajib memiliki imunitas yang baik. Imunitas yang baik didukung dengan cara mengonsumsi jeruk, memiliki kandungan vitamin C yang membantu pengembangan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan produksi sel darah putih untuk memerangi berbagai infeksi, seperti jeruk bali, jeruk keprok, jeruk nipis, jeruk lemon dan clementine, tubuh ini akan membantu kesehatan secara berkelanjutan. Jahe merupakan bahan makanan yang mampu mengurangi peradangan dan sakit tenggorokan, jahe dapat mengurangi rasa mual, menjadi bahan penutup untuk mengurangi rasa sakit kronis dan menurunkan kolesterol dan menambah imun tubuh. Beberapa cara ini akan menjaga tubuh walaupun berada di dalam rumah maupun diluar rumah tetap dalam keadaan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *